Di masa kolonial Belanda, anak-anak muda susah mendapat pendidikan yang layak. Mereka terjebak dalam perbudakan fisik dan mental, meski dari sana kemudian muncul beberapa pemuda ‘beruntung’ yang bisa mendobrak sistem penjajahan. Masa revolusi-reformasi, pemuda-pemuda mulai bisa mendapat akses yang mudah dalam dunia pendidikan. Tapi ya itu, negara ini sedang sibuk mencari identitas diri yang dalam [...]
Archive for July, 2008
Saya juga mau, tapi apa?
Posted in inside my mind, wound on July 18, 2008 | 11 Comments »
Lagi
Posted in special days on July 12, 2008 | 10 Comments »
Tiba-tiba kita sampai di setapak ini lagi. Entah yang pernah kita lewati dulu, atau hanya sama saja kenampakannya. Tiba-tiba semua berhenti di titik ini lagi. Masih di mistar panjang yang itu, yang tak pernah menginjinkan kita sejenak tidur siang. Tiba-tiba semua disini lagi. Jari-jari kapalan yang lelah saling menggenggam. Jejak-jejak yang tertinggal, separuh tergenang air [...]
C’mon, people!
Posted in day and night on July 9, 2008 | 11 Comments »
Manusia di tanah Jawa sekarang ini sudah sakit. mereka kehilangan jati diri yang pernah diagung-agungkan sebagai masyakarat yang ramah, tepo sliro, sopan, and other good manners. yang ada sekarang hanya sebuah sikap ndeso-ndesonan, kasar, tidak menghormati satu sama lain, dan bersikap seolah segala sesuatu di dunia ini adalah kompetisi untuk menunjukkan siapa kalah siapa menang.
kejadian [...]