Aku pernah mendengar ada sebuah negeri bernama senja. Keseluruhan hari nya berwarna oranye. Dalam kesempatan lain aku mendengar sebuah negeri bernama malam. Penduduk disana membakar matahari, karena siang identik dengan bekerja, penduduknya tidak mau hari-hari terlewat dengan bekerja dan kelelahan, maka mereka sepakat membakar siang. Aku juga pernah mendengar sebuah negeri tanpa kantor pos, yang [...]
Archive for the ‘puput-tales’ Category
negeri tanpa janji
Posted in NdoboL, puput-tales on January 7, 2008 | 10 Comments »
kotak kaca dan keajaiban
Posted in puput-tales on August 19, 2007 | 2 Comments »
Sebulan lalu pertama kali aku lihat engkau. Di balik kaca etalase sebuah toko ber-cat hijau. Setelah tikungan dekat jembatan. Malam pertama kau pakai rok biru dengan bandana bulu. Sesaat aku terkesiap. Cantik sekali. Mata mu bundar hitam, pipi mu merah muda ranum, bibir mu menggumpal sensual, rambut mu lurus pendek, saat itu terkuncir asal-asalan. Gaya [...]