wacana yang menarik bila kita bicara soal Golput, Golongan Puput? ya terserah kalau anda mengartikannya seperti itu mari kita rasan-rasan sambil ngopi dan ngudud.
Dalam sebuah perjalanan demokrasi memang sangat di butuhkan beragam pendapat, keinginan, dan masukan untuk kelangsungan proses itu sendiri. termasuk bila kontribusinya adalah dengan tidak memberikan kontribusi. bukankan diam itu juga merupakan [...]
Archive for the ‘semarang’ Category
PilWhat?!?
Posted in semarang on June 19, 2008 | 10 Comments »
pedestrian precinct?
Posted in day and night, inside my mind, semarang, utah²an on February 18, 2008 | 6 Comments »
Kalau angkutan sedang malas lewat, biasanya saya jalan kaki untuk mencapai jalan raya. Itung² biar sehat, meski pun konsekuensi nya adalah berhadapan dengan mulut jahil laki²-laki² yang bergerombol di tepi jalan. Tapi saya udah lama ga mikirin mereka, wong setelah sok nggodain, mereka² itu nganggep saya cuma orang lewat. Karena motto hidup saya adalah : [...]
This’s Supposed to be The Real New Year
Posted in semarang, special days, teman*temin on January 10, 2008 | 7 Comments »
Selamat Tahun Baru 1429 hijriah.
Semalam saya di ajak temen buat maen-maen ke tugu Suharto, tempat dimana biasa ritual ‘kungkum‘ oleh masyarakat semarang diadakan. Konon pak Harto dulu suka kungkum disana juga. Katanya juga itu kan pertemuan dua arus, nah pak harto lah yang berhasil menyatukan sehingga di dirikanlah tugu itu atas nama beliau. Wallahualam, [...]
roadway
Posted in day and night, me, semarang on December 2, 2007 | 7 Comments »
Kalau ga salah, pak prie pernah bilang bahwa jalan raya adalah penyebab stress manusia yang pertama. Saya pikir kok bener banget. Apalagi akhir-akhir ini, dengan semakin banyaknya jumlah kendaraan motor roda dua, jalan raya menjadi semacam momok menakutkan. Apalagi kalau yang mengendarai tidak menghormati pengguna jalan yang lain.
Jadi begini, beberapa waktu terakhir ini saya tidak [...]